Tips dan Cara Cek Kondisi Mesin Melalui Tekanan Kompresi

Tips dan Cara Cek Kondisi Mesin Melalui Tekanan Kompresi ---Menjaga kondisi mesin selalu dalam performa terbaik merupakan hal yang wajib agar kita bisa selalu nyaman dalam berkendara.
Tips dan Cara Cek Kondisi Mesin Melalui Tekanan Kompresi
Dalam kesempatan kali ini MotorAlap akan mencoba berbagi informasi tips yang bisa membantu kamu untuk melihat kondisi sepeda motor kesayangan yaitu Tips dan Cara Cek Kondisi Mesin Melalui Tekanan Kompresi, berikut informasi lengkapnya untuk kamu.

Kompresi bisa kasih tahu kondisi kesehatan mesin. Dengan mengetahui berapa tekanan kompresinya, kita akan lebih mudah menyimpulkan kerusakan yang terjadi di mesin. Alatanya, compression tester. Caranya mudah, tinggal pasang alat compression tester itu di lubang busi setelah busi kita lepas.

Setelah alat itu terpasang, buka gas secara penuh diikuti injak kick starter sebanyak 3-5 kali atau sampai jarum penunjuk menunjukkan skala tertinggi. Hasilnya bisa dicocokkan dengan tekanan kompresi standar dari motor kita. Rata-rata 9 - 12 kg/cm².

Jika dari hasil pengukuran yang dilakukan didapatkan tekanan kompresi lebih tinggi dari standar, dapat disimpulkan terjadi penumpukan kerak pada ruang bakar. Tapi, lebih rendah dari standar, berarti telah terjadi keausan pada part mesin. Untuk itu, tuangkan sebanyak 5 ml oli bersih ke dalam ruang bakar melalui lubang busi. Selanjutnya, ukur ulang tekanan kompresinya.

Jika hasil pengukuran lebih tinggi dari hasil pengukuran yang pertama berarti kita bisa menyimpulkan keausan terjadi pada komponen silinder, piston ataupun pada ring pistonnya.

Demikianlah informasi mengenai Tips dan Cara Cek Kondisi Mesin Melalui Tekanan Kompresi yang dapat MotorAlap sampaikan dalam kesempatan kali ini, semoga informasi ini bisa bermanfaat dan menjadi sumber inspirasi bagi kamu, selamat mencoba!
 
© Copyright 2016 - 2017 Inspirasi Dunia Otomotif | Powered by Blogger.com.