Tips dan Cara Aplikasi Metode Kelistrikan Motor Balap Untuk Tingkatkan Performa

Tips dan Cara Aplikasi Metode Kelistrikan Motor Balap Untuk Tingkatkan Performa ---Peforma sepeda motor tidak hanya bisa ditentukan oleh settingan mesinnya saja, namun berbagai komponen lainnya seperti bagian kelistrikan juga bisa membantu untuk menigkatkan performa dan kinerja mesin.
Tips dan Cara Aplikasi Metode Kelistrikan Motor Balap Untuk Tingkatkan Performa
Dalam kesempaan kali ini MotorAlap akan mencoba berbagi informasi untuk kamu menganai cara untuk tingkatkan performa dengan mengaplikasikan metode kelistrikan pada motor balap.

Mungkin belum banyak orang yang paham secara detil tentang kelistrikan sepeda motor. Terlebih lagi kelistrikan yang diaplikasi pada motor balap, baik road race maupun drag race. Kelistrikan sangat berperan penting, sama pentingnya dengan komponen lain di sepeda motor.

Pada dasarnya metode kelistrikan semua motor hampir sama. Yaitu mengalirkan tenaga listrik dari aki ke komponen-komponen yang membutuhkan tenaga listrik, seperti pengapian misalnya.

Pada motor balap menggunakan metode kelistrikan ‘total lost’ atau kelistrikan DC, total lost adalah metode kelistrikan di mana aliran listrik ke pengapian tidak menggunakan spul, melainkan langsung ke aki dan CDI.

Dengan total lost tenaga yang dihadirkan jauh lebih besar dibanding motor-motor harian yang cenderung menggunakan metode kelistrikan AC/DC. Ini kan bicara balap, kalau pakai AC/DC beban kelistrikan menjadi berat. Apa yang disampaikan Blink diperkuat sang mekanik Asep Lutfi Alfaruki. Menurut Asep bila tak memakai kelistrikan total lost, maka motor tidak bertenaga saat balapan.

Biasanya aki yang digunakan juga aki kering yang berukuran kecil, karena pada motor balap membutuhkan bobot yang ringan. Tenaga listrik yang dihasilkan pun hendaknya minimal 12 volt dengan kapasitas aki minimal 5 ampere. Untuk mengaplikasi metode tersebut pada sebuah motor, dibutuhkan dana sekitar Rp 3 juta.

Tips Kelistrikan Motor balap:
  1. Upayakan agar kelistrikan di motor balap stabil, konstan dalam pengisian tenaganya, agar motor bisa berlari kencang.
  2. Gunakan aki berkapasitas minimal 5 ampere, agar tenaga listrik yang dihasilkan minimal mencapai 12 volt.
  3. Pembalap juga harus peka dengan kelistrikan pada tunggangannya, agar tidak terjadi kendala saat balapan.
  4. Perhatikan kebutuhan kelistrikan pada motor, karena masing-masing motor balap membutuhkan kekuatan kelistrikan yang berbeda.
Demikianlah informasi mengenai Tips dan Cara Aplikasi Metode Kelistrikan Motor Balap Untuk Tingkatkan Performa yang dapat MotorAlap sampaikan dalam kesempatan kali ini, semoga informasi ini bisa bermanfaat dan menjadi sumber inspirasi bagi kamu.
 
© Copyright 2016 - 2017 Inspirasi Dunia Otomotif | Powered by Blogger.com.