Tips dan Cara Mengatasi Motor Haus Oli Setelah Bore Up

Tips dan Cara Mengatasi Motor Haus Oli Setelah Bore Up ---Meningkatkan performa sepeda motor dengan cara Bore Up tentu saja sudah banyak yang melakukannya. Namun tidak semua usaha Bore Up tersebut berjalan dengan sempurna, ada beberapa permasalahan yang sering muncul setelah proses Bore Up ini dilakukan salah satunya yaitu konsumsi pelumas mesin atau oli yang meningkat.
Tips dan Cara Mengatasi Motor Haus Oli Setelah Bore UpJika dibiarkan terus menerus hal ini tentu saja dapat berpengaruh buruk terhadap kondisi mesin sepeda motor kamu. Oleh karena itu dalam kesempatan kali ini MotorAlap akan mencoba berbagi informasi untuk kamu dalam mengatasi masalah tersebut yaitu Tips dan Cara Mengatasi Motor Haus Oli Setelah Bore Up, berikut informasi lengkapnya.

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan jika terjadi haus oli pada sepeda motor kamu setelah dibore up antara lain :
1. Rasio KompresiBanyak yang salah pengertian. Rasio kompresi motor bore up dibuat sangat tinggi. Padahal kalau dipakai untuk harian agar awet maksimal 12 : 1.
Kasih tahu mekanik dibuat maksimal untuk harian kalau bisa 11 : 1. Mengingat kondisi bahan bakar lokal yang oktannya rendah. Kalau 12,5 : 1 saja harus menggunakan Pertamax Plus.
Kecuali kalau memang buat balap, bisa tinggi sampai 13,5 : 1. Itu juga masih tergantung dari bahan bakar yang digunakan. Harus diisi dengan racing fuel atau bensol.
2. Janis OliOli atau pelumas harus dipilih yang tahan menguap. Biasanya yang punya kekentalan lebih tinggi. Misalnya SAE 20 atau SAE 15. Karena semakin encer identik dengan mudah menguap.
Menurut saran dari kebanyakan mekanik, menggunakan pelumas yang punya base oli dari minyak bumi saja. Sebab oli sintetik yang bagus, biasanya juga dibanderol dengan harga lumayan mahal.
Jadi, buat apa menggunakan pelumas sintetik murah. Sebab hitungan ekonominya sebenarnya tidak ada pelumas sintetik yang murah.
3. Ruang Nafas OliPelaku bore up sudah dipastikan akan menggunakan piston yang lebih besar dari standar. Ini berakibat tekanan di ruang crankcase lebih tinggi.
Efeknya bukan saja cepat panas, akibat tekanan yang tinggi bikin bocor kompresi. Untuk itu harus pasang lubang nafas oli. Kalaupun sudah ada lubang nafas oli dari pabrik, dikhawatirkan masih kurang besar.
Pasang nafas oli di tutup klep. Biasanya dijual pagoda atau tutup klep yang sudah ada lubangnya. Tinggal disambung slang. Atau pasang nafas oli dari tutup lubang pengisian oli disambung slang juga.
4. Selimut Mesin Dan SepuyerDi mator harian atau standar, macam motor matik dari pabrik dilengkapi selimut mesin yang fungsinya untuk aliran udara dari kipas magnet. Jangan dilepas alias harus tetap dipasang. Supaya kalau jalan macet atau jalan pelan tetap ada hembusan udara. Apalagi mesin matik tertutup cover bodi.
Seting spuyer yang pas. Jangan kelewat irit berakibat mesin panas. Bisa dilihat dari warna kepala busi keputihan. Atau jangan kelewat banyak bensin yang berakibat banyak kerak bikin mesin tidak bertenaga. Spuyer pas cirinya pada kepala busi merah bata.
Demikianlah informasi mengenai Tips dan Cara Mengatasi Motor Haus Oli Setelah Bore Up yang dapat MotorAlap sampaikan dalam kesempatan kali ini, semoga informasi ini bisa bermanfaat dan menjadi sumber inspirasi bagi kamu.
 
© Copyright 2016 - 2017 Inspirasi Dunia Otomotif | Powered by Blogger.com.