Tingkatkan Performa Supra X 125 Dengan Setting Stage 1

Tingkatkan Performa Supra X 125 Dengan Setting Stage 1 ---Memiliki sepeda motor dengan performa yang baik dan nyaman untuk dipakai buat harian tentu saja merupakan keinginan banyak orang. Dalam kesempatan kali ini MotorAlap akan mencoba berbagi informasi mengenai cara tingkatkan performa sepeda motor kesayangan untuk kamu para pengguna produk sepeda motor Honda Supra X 125 maupun Honda Karisma namun tetap nyaman untuk dipakai harian Dengan Setting Stage 1.
Tingkatkan Performa Supra X 125 Dengan Setting Stage 1Tentunya, tak sama dengan persiapan tunggangan untuk adu kencang di sirkuit, peningkat performa ini mesti tetap mengutamakan kenyamanan di jalan dan kocek pun tak terkuras terlalu dalam tentunya. Memang yang dilakukan sudah lebih dari sekadar mengganti knalpot dan mengatur jetting karburator, tetapi syaratnya masih tetap bisa digunakan untuk sehari-hari dan tidak merepotkan penggunanya.

Jadi, tak serumit menggunakan tunggangan balap, yang mungkin untuk stasioner pun agak susah dan menghidupkannya perlu ‘trik’ tersendiri dari sang mekanik. Nah, kali ini masih seperti standar, tetapi performanya sudah lebih baik dari bawaan pabrik.

Seperti apa saja oprekan yang masih bisa digunakan untuk harian ini? Tergolong modifikasi ringan, tidak menjamah jeroan kepala silinder terlalu banyak, cukup dilakukan porting-polish saja pada saluran masuk dan buang, agar suplai bahan bakar dan udara masuk dan penyaluran gas buang bisa lebih lancar. Rata-rata dipatok harga Rp 250 ribuan untuk jasa ini. Lantas, dilanjutkan dengan menggunakan piston jenong.

Enggak perlu diameter lebih besar, pakai yang jenong saja agar kompresinya naik, Biasanya, pilihan piston untuk Supra X 125 dan Karisma 125 adalah Izumi yang dilego sekitar Rp 150 ribu. Dengan kompresi lebih tinggi pembakaran pun lebih baik.

Lantas sektor pengapian juga bisa saja dibenahi, namun jika tidak mengganti koil pun tidak apa-apa. Bisa saja mengganti CDI yang mampu memberikan kurva pengapian dengan mapping lebih lengkap di berbagai putaran mesin. Bisa menggunakan CDI BRT Neo dualband, CDI ini dilego Rp 450 ribu.

Dengan begini tentunya performa mesin sudah meningkat, apalagi memang umumnya knalpot pun sudah diganti terlebih dahulu oleh pemiliknya, sebagai langkah paling awal.

Nah, ada lagi sebenarnya yang bisa dilakukan agar tarikan lebih baik saat berakselerasi. Dengan mengganti per kopling dengan tipe racing yang membuat cengkeraman kampas kopling lebih baik. Bisa juga dengan mengganjal selembar kampas kopling bekas. Otomatis biayanya pun lebih murah, namun pasti tarikan sudah berbeda dibandingkan hanya mengandalkan per kopling standar.

Karena masih tergolong tingkat pertama, modifikasi karburator sebenarnya tak mesti dilakukan, cukup menaikkan saja spuyernya. Bisa dinaikkan satu step dari standar, misal awalnya 350 jadi 375 untuk pilot jetnya. Tetapi, kalau memiliki budget lebih, bisa juga mengganti karburator dengan diameter venturi lebih besar, seperti menggunakan Keihin PE 28 atau Mikuni 26. Tentunya perlu rogoh kocek lebih dalam lagi, sekitar Rp 500 ribuan. Dengan begini, penggunaan harian pun bisa lebih nyaman dengan performa yang meningkat.
 
© Copyright 2016 - 2017 Inspirasi Dunia Otomotif | Powered by Blogger.com.