Perbedaan Sistem Cara Kerja Motor Injeksi dan Karburator

Perbedaan Sistem Cara Kerja Motor Injeksi dan Karburator ---Sepeda motor dengan teknologi injeksi saat ini memang sedang menjadi populer dibandingkan dengan motor yang masih menggunakan teknologi karburator. Hal ini tentu saja terjadi karena motor dengan teknologi injeksi memang memiliki begitu banyak keunggulan mulai dari konsumsi bahan bakar yang irit, ramah lingkungan dan masih banyak keunggulan lainnya.
Perbedaan Sistem Cara Kerja Motor Injeksi dan Karburator
Namun tahukah kamu bagaimana sih perbedaan Sistem Cara Kerja Motor Injeksi dibandingkan motor dengan Karburator? Dalam kesempatan kali ini MOTORALAP akan mencoba untuk berbagi informasi kepada teman-teman mengenai penjelasan secara detail beberapa Perbedaan Sistem Cara Kerja Motor Injeksi dan Karburator, berikut informasi lengkapnya.

Sebenarnya tugas dan fungsi dari karburator dan injeksi bahan bakar pada motor sama yaitu mencampur udara dan bensin secara tepat agar terjadi pembakaran sempurna di ruang bakar.Tetapi cara kerja dari Karburator dan injeksi bahan bakar motorlah yang membedakan. Apa saja perbedaan cara kerja karburator dan injeksi motor, mari kita pelajari bersama – sama.

1. (Injeksi dan Karburator) Pada saat akselerasi.
Pada saat akselerasi motor membutuhkan campuran bahan bakar yang lumayan kaya sekitar 8:1 AFR. Pada sistem karburator dibantu dengan adanya nosel akselerator yang berfungsi menambah pasokan bahan bakar ke mesin pada saat throtle gas dibuka secara tiba – tiba. Jika pada sistem injeksi sensor throttle position akan mengirimkan laporan ke ECM bahwa terjadi pembukaan throttle secara mendadak dan ECM akan memerintahkan injektor untuk memperkaya campuran bensin.

2. (Injeksi dan Karburator) Pada saat rpm tinggi
Pada saat rpm tinggi, pada sistem karburator main jet dan pilot jet terbuka penuh sehingga menghasilkan tenaga yang besar. Jika pada sistem injeksi bahan bakar, sensor throttle position dan sensor kevakuman di intake manifold sama-sama mengirimkan sinyal ke ECM agar sedikit memperkaya campuran bensin untuk menghasilkan daya maksimum.

3. (Injeksi dan Karburator) Cara kerja mencampur bahan bakar dengan udara.
Pada sistem karburator, pencampuran bahan bakar dan udara di sebabkan adanya kevakuman ruang bakar yang terjadi akibat langkah hisap piston. Jika pada sistem injeksi, pencampuran bahan bakar dan udara yang di lakukan oleh injektor atas perintah dari ECM yang mempertimbangkan sinyal dari sensor-sensor yang menyebar di seluruh mesin dan knalpot.

4. (Injeksi dan Karburator) Pada saat suhu mesin dingin
Saat suhu mesin dingin mesin memerlukan campuran yang kaya bensin untuk menghidupkan mesin. Pada sistem karburator, untuk memperkaya campuran bensin diaktifkanlah cuk (choke) agar perbandingan benshn menjadi kaya. Untuk sistem injeksi bahan bakar, sensor temperatur akan melaporkan keadaan temperatur mesin yang dingin agar ECM memerintahkan injektor untuk memperkaya campuran bensin.

Demikianlah informasi mengenai beberapa Perbedaan Sistem Cara Kerja Motor Injeksi dan Karburator yang dapat MOTORALAP sampaikan dalam kesempatan kali ini, semoga informasi ini bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi kamu.
 
© Copyright 2016 - 2017 Inspirasi Dunia Otomotif | Powered by Blogger.com.